• strict warning: Non-static method view::load() should not be called statically in /var/www/cms/m6/views/views.module on line 1118.
  • strict warning: Declaration of views_handler_field::query() should be compatible with views_handler::query($group_by = false) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Declaration of views_handler_sort::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Declaration of views_handler_sort::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Declaration of views_handler_sort::query() should be compatible with views_handler::query($group_by = false) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::query() should be compatible with views_handler::query($group_by = false) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Non-static method views_many_to_one_helper::option_definition() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /var/www/cms/m6/views/handlers/views_handler_filter_many_to_one.inc on line 25.
  • strict warning: Non-static method views_many_to_one_helper::option_definition() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /var/www/cms/m6/views/handlers/views_handler_filter_many_to_one.inc on line 25.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_query::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit($form, &$form_state) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /var/www/cms/m6/views/includes/handlers.inc on line 98.
  • strict warning: Non-static method view::load() should not be called statically in /var/www/cms/m6/views/views.module on line 1118.
  • strict warning: Non-static method views_many_to_one_helper::option_definition() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /var/www/cms/m6/views/handlers/views_handler_filter_many_to_one.inc on line 25.
  • strict warning: Non-static method views_many_to_one_helper::option_definition() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /var/www/cms/m6/views/handlers/views_handler_filter_many_to_one.inc on line 25.

Justice Collaborator Rentan Negosiasi!

Kasus Angelina Sondakh
03-05-2012

Kabar tentang adanya komunikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan kuasa hukum Angelina Sondakh tentang kemungkinan Angie menjadi justice collaborator mendapat dukungan dari beberapa elite Partai Demokrat. Sekalipun KPK dan Angie belum bersepakat, perlu diingat bahwa justice collaborator mensyaratkan yang bersangkutan memiliki keterlibatan minimum dalam sebuah dugaan tindak pidana. Dalam kasus Angie, tampak dari percakapan Angie dan Rosa, bahwa Angie bukan pemeran pinggiran. Jadi, posisi Angie terlalu mewah untuk menjadi seorang justice collaborator.

Justice Collaborator adalah ruang yang amat rentan terjadi negosiasi. Apalagi sosok Angie yang memiliki peranan penting dalam kasus yang diduga melilit sejumlah elit partai. Antusiasme beberapa elit Demokrat yang mendorong Angie untuk menjadi justice collaborator harus dicermati, karena hanya akan menciptakan ruang dan komunikasi yang amat dekat antara KPK-Angie-dan Partai Demokrat melakukan negosiasi atas substansi perkara hukum yang terjadi. Melihat sosok Angie dan perlakuan berbeda yang diterima Angie dibandingkan dengan M. Nazaruddin, dorongan agar Angie menjadi justice collaborator bukan merupakan pilihan rasional dan profesional karena keyakinan bahwa elit partainya tidak terlibat. Tapi, justru dengan menjadi justice collaborator itulah ruang negosiasi semakin terbuka.

Sebaiknya KPK sungguh-sungguh menggunakan bukti-bukti yang dimilikinya dan hasil pemeriksaan terhadap Angie untuk menjerat aktor-aktor utama lainnya, baik dalam kasus Wisma Atlet, Kemendikbud, maupun Hambalang. KPK tidak boleh cukup berpuas diri dengan menjerat Angie yang memang menarik perhatian publik. Inflasi kepuasan KPK dan publik ini membahayakan karena potensial menutup substansi kasus, yang sesungguhnya sudah terpapar dalam berbagai persidangan M. Nazaruddin. Pengembangan kasus secara cepat dan akuntabel menjadi kebutuhan untuk melacak keterlibatan berbagai pihak, termasuk dugaan-dugaan keterlibatan petinggi Partai Demokrat lainnya.

Jadi, jauhkanlah pikiran membujuk Angie untuk menjadi justice collaborator, karena selain reward yang merendahkan para hakim karena mendahului titah hakim-hakim yang akan mengadili Angie, strategi penyidikan yang mengandalkan peran justice collaborator hanya membuktikan KPK malas bekerja dan mendekati potensi negosiasi yang mengingkari prinsip keadilan.

Kontak Person:
HENDARDI, Ketua SETARA Institute (08111.709.44)

Facebook Comments Box