Di Indonesia, negara selalu hadir dan turut campur dalam urusan agama, Sebaliknya, negara justru absen dan tidak berdaya menjangkau serta menghakimi para pelaku intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan. [baca]
SETARA Institute untuk kesekian kali menerbitkan Laporan Tahunan Kondisi Kebebasan Beragama Berkeyakinan di Indonesia 2010. Laporan ini merupakan laporan keempat yang secara reguler diterbitkan. [baca]
SETARA Institute berpandangan bahwa negara memang membutuhkan intelijen yang kuat, terkontrol, akuntabel, dan menghormati hak asasi manusia. Tapi tidak dengan materi sebagaimana substansi yang saat ini tersedia dalam RUU Intelijen. [baca]
Laporan Pemantauan SETARA Institute dilatarbelakangi oleh kondisi kebebasan beragama/ berkeyakinan yang belum mendapat jaminan utuh dari negara dan praktik intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan yang masih terus terjadi di Indonesia. [baca]
Di Indonesia, negara hadir dan turut campur dalam segala urusan agama. Tapi negara absen dan tidak berdaya menjangkau dan menghakimi para pelaku intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan. [baca]