Ketua SETARA Institute, Hendardi, menilai pemberian penghargaan untuk kebebasan beragama kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah sebuah kekeliruan. “Mungkin lembaga yang kasih itu lagi mengigau,” kata Hendardi saat dihubungi Tempo, Kamis, 11 April 2013.
[baca]