Thematic

Policy Paper: Remedy for Victims of Freedom of Religion/Belief Violations

13-05-2013

During 2012, there were at least 60 (sixty) violence cases in the name of religion or belief occurred in Indonesia. Most of the cases were happened in West Java.

[read]

From Radicalism Towards Terrorism

01-11-2012

SETARA Institute developed a hypothesis that intolerance is the starting point of terrorism; and that terrorism is the culmination of intolerance. [read]

It's Not About Atheism, It's Freedom of Opinion!

13-06-2012

Alexander Aan or used to be called Aan, a candidate for Civil Servants who became the defendant because of his faith of claiming to be an atheist, charged with three indictments. [read]

Dokumen Kebijakan Penghapusan Diskriminasi Agama/Keyakinan

29-01-2012

Keberadaan regulasi yang secara komprehensif menjamin terlaksananya hak beragama/ berkeyakinan terasa semakin penting. Regulasi mana dapat memberikan kepastian hukum bagi seseorang dalam melaksanakan haknya atas beragama/ berkeyakinan. [read]

Ahmadiyah dan Keindonesiaan Kita

20-10-2011

Ragam wajah diskriminasi yang menimpa kelompok-kelompok minoritas di Indonesia semakin hari bukannya semakin berkurang tapi justru menunjukkan eskalasi yang serius. [read]

Mengatur Kehidupan Beragama, Menjamin Kebebasan?

09-08-2011

Jaminan kebebasan beragama/berkeyakinan sebagai salah satu elemen hak asasi manusia menuntut upaya terus menerus agar kebebasan itu bisa dinikmati oleh setiap warga negara tanpa membeda-bedakan asal usul ras, suku, dan agamanya. [read]

Religion Radicalism in Jabodetabek and West Java

The Faces of Islam 'Defenders'
13-06-2011

Religious/beliefs freedom is national fundamental right that is recognized by the constitution of the Republic of Indonesia as well as by International Convention of Political and Civil Rights that has been ratified by Indonesia on Ordinance No. 12 the Year 2005. [read]

Ringkasan Analisa atas RUU Intelijen dan Revisi RUU Terorisme

09-05-2011

SETARA Institute berpandangan bahwa negara memang membutuhkan intelijen yang kuat, terkontrol, akuntabel, dan menghormati hak asasi manusia. Tapi tidak dengan materi sebagaimana substansi yang saat ini tersedia dalam RUU Intelijen. [read]

Toleransi Sosial Masyarakat Perkotaan

Hasil Survey
29-11-2010

Di tengah-tengah kekosongan ideologi transformatif yang diwariskan negara Orde Baru, ’alineasi’ dan frustrasi masyarakat urban Jabodetabek yang berada di lapis bawah akhirnya ’menemukan’ Islam sebagai jawaban yang rupanya lebih dapat memberikan jaminan ’kepastian’—terlepas dari kenyataan bahwa mereka, atau setidak-tidaknya sebagian dari mereka, berasal kalangan yang secara ritual justru tergolong biasa saja atau bahkan tidak taat. [read]

Recognizing Locus of Discrimination in Joint Ministerial Regulation

24-11-2010

Legal Review on the Joint Decrees of Minister of Religious Affairs and Minister of Home Affairs No. 9/2006, No. 8/2006 concerning Guidelines for the Implementation of Tasks of Regional Head/Deputy in the Maintenance of Religious Harmony, Empowerment Forum of Religious Harmony, and the Construction of Places of Worship. [read]

Syndicate content