Hendardi: Aktivis Masuk Partai, Pemoles Citra
Senin, 21 Juni 2010, 14:54 WIB
Arfi Bambani Amri
VIVAnews - Hendardi, Ketua Setara Institute, menilai masuknya sejumlah aktivis ke dalam Partai Demokrat bukanlah hal baru. Sejumlah partai seperti Golkar dan Partai Amanat Nasional juga sudah melakukan sebelumnya.
"Cara ini dilakukan, selain dalam rangka rebranding partai, juga sebagai strategi ekspansi partai memupuk konstituen baru," kata Hendardi secara tertulis ke VIVAnews, Senin 21 Juni 2010. "Namun demikian, cara-cara ini sesungguhnya hanyalah strategi mengecoh publik untuk mencitrakan partai sebagai partai progresif yang sejalan dengan gagasan dan visi yang selama ini diperjuangkan aktivisi," ujarnya.
Hendardi pun menyebut masuknya sejumlah aktivis hak asasi manusia ke dalam Demokrat hanyalah sekadar pengecoh publik bahwa Susilo Bambang Yudhoyono yang Ketua Dewan Pembina Demokrat memiliki komitmen terhadap HAM. Para aktivis itu, kata Hendardi tanpa menyebut nama, hanyalah tempelan untuk memoles citra peduli HAM pemerintahan SBY.
"Kami tahu dan paham betul reputasi dan kinerja pemerintahan SBY terhadap penegakan HAM. Tidak ada penyelesaian sungguh-sungguh kejahatan HAM masa lalu," kata Hendardi.
"Rekomendasi DPR untuk menindaklanjuti kasus penghilangan orang secara paksa juga tidak pernah dilanjutkan. Demikian juga inisiatif membentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi yang nyaris hilang dari agenda pemerintah," ujar Hendardi. SBY tidak berbuat apa-apa, kata Hendardi. "Jadi apalagi yang bisa diharapkan dari prestasi semacam ini?"
Karena itu, Hendardi menyatakan aktivis yang bergabung dalam partai itu merupakan pilihan pribadi mereka. Hendardi mengingatkan, adalah mimpi bagi mereka mengubah politik kartel. Mereka, ujarnya, hampir pasti tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan.
Pekan lalu, Partai Demokrat membuat berita dengan masuknya sejumlah nama baru di Dewan Pimpinan Pusatnya. Sejumlah aktivis masuk jajaran DPP termasuk Rachland Nasidik, Direktur Eksekutif Imparsial, lembaga swadaya masyarakat yang selama ini getol bersuara mengenai penegakan hak asasi manusia. (umi)
http://politik.vivanews.com/news/read/159148-hendardi--aktivis-masuk-par...
- Login to post comments










